RONGGA, SMKN1RONGGA.SCH.ID — Kedisiplinan kehadiran merupakan salah satu fondasi penting dalam proses pembelajaran. Untuk mendorong hal tersebut, SMKN 1 Rongga menerapkan program pemberian piala kehadiran terbaik yang dievaluasi setiap tiga bulan. Pada Kamis (8/5/2026), piala periode Februari–April diserahkan kepada kelas XI RPL 1.

Apresiasi sebagai Pendekatan Positif

Alih-alih hanya memberikan sanksi bagi yang tidak hadir, program ini memilih jalur apresiasi. Kelas yang mampu menjaga konsistensi kehadiran tertinggi diberikan pengakuan di hadapan seluruh warga sekolah. Pendekatan ini bertujuan membangun motivasi intrinsik — siswa hadir bukan karena takut hukuman, melainkan karena merasa menjadi bagian dari pencapaian bersama.

Evaluasi Berkala dan Transparan

Data kehadiran dievaluasi secara berkala melalui sistem absensi sekolah. Setiap kelas memiliki catatan yang dapat dipantau oleh wali kelas, sehingga intervensi dini dapat dilakukan ketika tren kehadiran mulai menurun.

Transparansi data membantu siswa memahami bahwa pencapaian tersebut terukur dan objektif, bukan bersifat subjektif. Hal ini juga memberikan kesempatan yang sama bagi setiap kelas untuk berkompetisi secara sehat.

Membiasakan Budaya Kerja Profesional

Bagi siswa SMK yang akan memasuki dunia kerja, kebiasaan hadir tepat waktu bukan sekadar aturan sekolah. Di lingkungan industri, kedisiplinan waktu merupakan persyaratan dasar. Program piala kehadiran menjadi salah satu cara sekolah menanamkan kebiasaan tersebut sejak masa belajar.

SMKN 1 Rongga berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari identitas kedisiplinan sekolah.