RONGGA, SMKN1RONGGA.SCH.ID — Dalam rangka merespons perkembangan teknologi kendaraan ramah lingkungan dan kebijakan percepatan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), Komunitas Belajar (Kombel) SMKN 1 Rongga merilis pengumuman dan flyer sosialisasi diskusi virtual antar Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

Diskusi virtual ini secara khusus mengangkat tema “Pengembangan Kurikulum Mata Pelajaran Pilihan TSM: Konversi Sepeda Motor Konvensional Menjadi Sepeda Motor Listrik (EV Conversion)”.

1. Menjawab Tantangan Transisi Energi di Dunia Vokasi

Perkembangan industri otomotif saat ini bergerak cepat menuju era elektrifikasi. SMKN 1 Rongga melalui Kompetensi Keahlian TSM menangkap peluang ini dengan menyiapkan struktur Mata Pelajaran (Mapel) Pilihan berbasis teknologi konversi sepeda motor listrik bagi peserta didik.

Topik utama yang disosialisasikan dalam agenda Kombel ini meliputi:

  • Pengenalan Komponen Utama EV: Baterai Lithium, BLDC Motor Controller, Throttle Sensor, dan Wiring System KBLBB.
  • Standar Keamanan Teknis: Prosedur Keselamatan Kerja Listrik Tegangan Tinggi (High Voltage Safety) pada sepeda motor listrik.
  • Penyusunan Modul Ajar: Penyelarasan Capaian Pembelajaran (CP) dan Tujuan Pembelajaran (TP) Mapel Pilihan Kejuruan TSM.

2. Kolaborasi Antar GTK dan Kesiapan Sarana Praktik

Ketua Kombel SMKN 1 Rongga menyampaikan bahwa flyer pengumuman ini disebarkan ke seluruh grup jaringan GTK sekolah agar para pendidik dari jurusan TSM, RPL, maupun muatan nasional dapat berkontribusi dalam pengayaan kurikulum interdisipliner.

“Konversi motor listrik bukan sekadar mengganti mesin menjadi motor BLDC, melainkan melibatkan analisis sistem elektrikal, pemrogaman controller, hingga manajemen efisiensi daya. Diskusi ini menjadi langkah awal persiapan SDM guru SMKN 1 Rongga,” jelas Ketua Kombel SMKN 1 Rongga.

Agenda diskusi virtual dijadwalkan berlangsung melalui platform Zoom Meeting dengan melibatkan pemateri ahli dari internal guru kejuruan TSM dan mitra industri otomotif.