RONGGA, SMKN1RONGGA.SCH.ID — Memasuki tahapan akhir persiapan Uji Kompetensi Keahlian (UKK), siswa-siswi jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) SMKN 1 Rongga menggelar kegiatan Pemantapan Praktik Otomotif yang difokuskan pada perbaikan dan perawatan komponen utama mesin sepeda motor.
Kegiatan yang berlangsung di Bengkel Kejuruan TSM ini mendalami dua materi inti standar industri: pengukuran kerataan cylinder head (kepala silinder) dan presisi penyetelan valve clearance (celah katup).
1. Presisi Pengukuran Cylinder Head
Dalam materi pengukuran kepala silinder, siswa dilatih menggunakan alat ukur presisi tinggi seperti straight edge dan feeler gauge serta dial indicator. Hal ini bertujuan untuk memastikan:
- Kerataan Permukaan Cylinder Head: Mencegah terjadinya kebocoran kompresi atau kebocoran cairan pendingin mesin.
- Toleransi Standar Pabrikan: Menguji ketelitian siswa dalam mencatat hasil ukur sesuai dengan Manual Book (Buku Pedoman Reparat).
2. Penyetelan Valve Clearance (Celah Katup) Standar Industri
Penyetelan celah katup intake dan exhaust menjadi kunci utama performa mesin sepeda motor. Dalam sesi pemantapan ini, instruktur kejuruan TSM memberikan pendampingan intensif agar peserta didik:
- Mampu menentukan posisi Top Kompresi mesin secara tepat.
- Mahir menyetel mur dan baut penyetel katup menggunakan feeler gauge hingga mencapai nilai spesifikasi yang disyaratkan pabrikan otomotif.
- Memahami dampak celah katup yang terlalu rapat atau longgar terhadap efisiensi bahan bakar dan suara mesin.
“Presisi adalah mahkota dari teknisi otomotif. Pemantapan UKK ini memastikan setiap lulusan TSM SMKN 1 Rongga memiliki standar keterampilan teknis yang diakui oleh mitra Industri Sepeda Motor,” jelas Kepala Bengkel TSM SMKN 1 Rongga.
Melalui latihan rutin dan disiplin K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di bengkel, seluruh peserta didik TSM dinyatakan siap menghadapi penilaian UKK dari penguji internal maupun penguji eksternal industri.
