RONGGA, SMKN1RONGGA.SCH.ID — Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) SMKN 1 Rongga kembali menggelar kegiatan Apel Rutin Mingguan pada Selasa pagi, 11 Agustus 2026. Kegiatan pembinaan yang bertempat di lapangan sekolah ini diikuti oleh seluruh peserta didik Kompetensi Keahlian RPL dengan khidmat.
Bertindak sebagai Pembina Apel pada kesempatan kali ini adalah Suhendar Aryadi, S.Pd.,Gr. Pembinaan difokuskan pada evaluasi tingkat kehadiran siswa melalui sistem absensi digital serta penegakan Standard Operating Procedure (SOP) kedisiplinan penampilan calon talenta digital.
1. Evaluasi Kehadiran Siswa Berbasis Sistem Absensi Digital
Dalam amanatnya, Suhendar Aryadi memaparkan hasil evaluasi rekapitulasi kehadiran siswa yang tercatat pada sistem absensi digital sekolah. Meskipun integrasi teknologi absensi digital telah berjalan baik, tingkat kehadiran peserta didik dicatat belum mencapai angka sempurna (100%).
“Sistem absensi digital dirancang untuk melatih transparansi dan akuntabilitas waktu. Kehadiran di sekolah adalah cerminan dari komitmen kerja di industri kelak. Kita menargetkan kehadiran penuh 100% tanpa keterangan tanpa alasan (alpha),” tegas Suhendar Aryadi, S.Pd.,Gr.
2. Penegakan SOP Berpakaian dan Kerapian Rambut
Selain evaluasi kehadiran, pembina apel menyoroti pentingnya penegakan SOP kerapian diri bagi calon profesional IT. Etika berpakaian dan standar kerapian rambut siswa laki-laki menjadi perhatian khusus agar iklim belajar kejuruan mencerminkan lingkungan kerja modern.
Poin-poin penegakan kedisiplinan yang ditekankan antara lain:
- Kerapian Seragam & Atribut: Kemeja dimasukkan dengan rapi, memakai ikat pinggang standar sekolah, serta menggunakan sepatu hitam sesuai aturan.
- Kerapian Potongan Rambut: Siswa laki-laki diwajibkan menjaga potongan rambut tetap rapi, tidak menutupi kerah baju maupun telinga (potongan rambut standar sekolah/vokasi).
Melalui penegakan SOP ini, seluruh peserta didik RPL diharapkan terbiasa tampil profesional, rapi, dan berdisiplin tinggi sejak duduk di bangku sekolah.
