RONGGA, SMKN1RONGGA.SCH.ID — Siapa bilang praktikum kejuruan harus selalu serius dan tegang? Di sela-sela kesibukan mengganti media tanam pada Rabu (12/8/2026), sejumlah siswa ATPH SMKN 1 Rongga terlihat berpose ceria di depan kamera, sambil tangan mereka masih kotor terkena tanah dan media tanam.

1. Praktikum yang Menyenangkan Menghasilkan Belajar Lebih Bermakna

Ekspresi bahagia siswa selama praktikum bukan sekadar momen santai — ia mencerminkan tingkat keterlibatan (engagement) yang tinggi terhadap materi pembelajaran. Siswa yang menikmati proses belajar cenderung lebih mudah menyerap dan mengingat kompetensi yang diajarkan dibandingkan belajar dalam suasana tertekan.

2. Duduk Bersama, Belajar Bersama

Momen ini juga menunjukkan bagaimana ruang belajar ATPH tidak dibatasi oleh empat dinding kelas. Koridor, teras, dan halaman sekolah menjadi laboratorium terbuka tempat siswa duduk berkelompok, saling bercanda ringan sambil tetap fokus menyelesaikan tugas mengganti media tanam.

3. Kombinasi Disiplin dan Kegembiraan

SMKN 1 Rongga membuktikan bahwa pembelajaran vokasi yang disiplin tidak harus kaku. Kombinasi antara kompetensi teknis yang serius dan atmosfer belajar yang hangat justru menciptakan generasi siswa ATPH yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mencintai bidang yang mereka pelajari.