RONGGA, SMKN1RONGGA.SCH.ID — Ekstrakurikuler drumband di SMKN 1 Rongga bukan sekadar kegiatan seni musik. Di balik latihan rutin yang dijalani menjelang HUT RI ke-81, terdapat proses pembentukan karakter yang berharga bagi setiap siswa yang terlibat.
Kedisiplinan dalam Setiap Ketukan
Memainkan instrumen dalam formasi drumband membutuhkan kedisiplinan tinggi. Siswa harus hadir tepat waktu, mengikuti arahan pembina, menjaga tempo, dan menjalankan setiap perpindahan formasi sesuai instruksi. Tidak ada ruang untuk kelalaian — karena satu kesalahan individu berdampak pada penampilan seluruh tim.
Disiplin yang dibangun melalui latihan drumband ini menjadi kebiasaan yang terbawa ke dalam kegiatan belajar dan kehidupan sehari-hari siswa.
Tanggung Jawab terhadap Peran
Setiap anggota memiliki peran spesifik — pemain snare, bass drum, bellyra, maupun colour guard. Siswa belajar mengemban tanggung jawab atas peran mereka dan memastikan kontribusi terbaiknya bagi kelompok. Pemahaman ini relevan dengan dunia kerja di mana setiap individu memiliki tugas yang harus dilaksanakan dengan baik.
Nasionalisme yang Dihayati
Mengiringi lagu kebangsaan pada upacara kemerdekaan memberikan pengalaman emosional yang kuat. Siswa tidak hanya membaca tentang nasionalisme dari buku, tetapi menghayatinya melalui musik yang mereka mainkan. Setiap latihan adalah persiapan untuk momen penuh makna: merayakan kemerdekaan melalui karya bersama.
Dengan bimbingan Yoga Asmara, S.Pd. dan Nurahman, S.Pd., ekstrakurikuler drumband SMKN 1 Rongga terus menjadi wadah yang membentuk siswa berkarakter, berbakat, dan cinta tanah air.
