RONGGA, SMKN1RONGGA.SCH.ID — Siswa kelas XI jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) SMKN 1 Rongga melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) praktik pengukuran piston clearance (kelonggaran piston) di bengkel kejuruan, Kamis (14/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengikuti Standard Operating Procedure (SOP) resmi dari Yamaha.

Praktik Berbasis Standar Industri

Mengenakan seragam praktik lengkap berlogo Yamaha, para siswa dibimbing langsung untuk memahami prosedur pengukuran piston clearance secara sistematis. Materi ini merupakan bagian penting dari kompetensi dasar teknisi sepeda motor — mengukur celah antara piston dan dinding silinder untuk memastikan performa mesin optimal.

Alat Ukur Presisi sebagai Fokus Pembelajaran

Dalam praktik ini, siswa menggunakan berbagai alat ukur presisi standar bengkel resmi, di antaranya:

  • Dial bore gauge — mengukur diameter dalam silinder secara akurat
  • Micrometer — mengukur diameter piston dengan tingkat presisi tinggi
  • Feeler gauge — memverifikasi celah sesuai spesifikasi manual servis

Kolaborasi dan Bimbingan Instruktur

Siswa bekerja dalam kelompok kecil, saling membantu memegang komponen dan mencatat hasil pengukuran pada lembar kerja. Instruktur kejuruan turut mendampingi memastikan setiap langkah pengukuran dilakukan sesuai SOP Yamaha, mulai dari persiapan alat hingga interpretasi hasil ukur.

Kegiatan KBM ini menjadi bekal penting bagi siswa TSM SMKN 1 Rongga dalam menghadapi dunia kerja industri otomotif yang menuntut ketelitian dan kepatuhan terhadap prosedur standar.


Ikuti kami di: www.smkn1rongga.sch.id · TikTok @smkn1rongga · Instagram @smkn1rongga