RONGGA, SMKN1RONGGA.SCH.ID — Suasana belajar yang saling mendukung terlihat dalam praktik pengukuran piston clearance siswa kelas XI TSM SMKN 1 Rongga, Kamis (14/8/2026). Siswa yang telah memahami teknik pengukuran turut membimbing rekan sekelompoknya yang masih belajar mengoperasikan dial bore gauge.
Belajar dari Sesama Teman
Metode peer learning atau belajar dari teman sebaya terbukti efektif dalam praktik kejuruan. Siswa yang lebih cepat memahami cara membaca skala alat ukur dengan senang hati membantu temannya, menciptakan suasana kelas yang kolaboratif dan tidak individualis.
Fokus pada Detail Pengukuran
Mengukur diameter silinder membutuhkan kecermatan tinggi — posisi alat ukur yang tidak tepat dapat menghasilkan data yang salah. Siswa dilatih memperhatikan detail seperti titik pengukuran, arah dial bore gauge, dan pembacaan skala yang presisi hingga satuan mikron sesuai SOP Yamaha.
Membangun Budaya Belajar yang Sehat
Interaksi saling bimbing antarsiswa ini mencerminkan budaya belajar positif yang dikembangkan SMKN 1 Rongga di lingkungan bengkel kejuruan. Selain menguasai kompetensi teknis, siswa juga belajar nilai kepedulian dan kerja sama yang akan berguna saat mereka memasuki dunia kerja industri otomotif.
Ikuti kami di: www.smkn1rongga.sch.id · TikTok @smkn1rongga · Instagram @smkn1rongga
