RONGGA, SMKN1RONGGA.SCH.ID — Penguatan kompetensi vokasi pertanian terus menjadi prioritas strategis di SMKN 1 Rongga. Praktik kolaborasi pengoperasian mesin kultivator oleh siswa kelas XI dan XII pada Rabu (19/08/2026) merupakan wujud komitmen sekolah dalam mencetak generasi penerus yang adaptif, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

Guru pengampu kejuruan, Agnia Fila Anisa, S.P., menegaskan bahwa keahlian mekanisasi pertanian membuka prospek karir yang sangat luas bagi para lulusan.

Membuka Peluang Wirausaha Jasa Pengolahan Lahan

Di pedesaan dan sentra perkebunan, kebutuhan akan tenaga terampil operator alsintan sangat tinggi. Lulusan yang terampil mengoperasikan dan merawat kultivator memiliki potensi besar membuka unit usaha jasa olah lahan mandiri bagi para petani lokal, menciptakan lapangan kerja baru dan mendongkrak perekonomian daerah.

Kesiapan Memasuki Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI)

Selain wirausaha, penguasaan alsintan menjadi nilai tambah yang sangat dicari oleh perusahaan perkebunan dan korporasi agribisnis modern. Melalui kurikulum yang selaras dengan industri (link and match), SMKN 1 Rongga optimis melahirkan technopreneur muda yang siap memajukan pertanian Indonesia.


Ikuti kami di: www.smkn1rongga.sch.id · TikTok @smkn1rongga · Instagram @smkn1rongga