RONGGA, SMKN1RONGGA.SCH.ID — Pengolahan tanah merupakan tahapan paling fundamental dalam budidaya tanaman pangan dan hortikultura. Di SMKN 1 Rongga, proses ini kini telah bertransformasi dari cara konvensional manual menuju mekanisasi pertanian yang presisi dan efisien, Rabu (19/08/2026).
Melalui praktik pemanfaatan mesin kultivator yang diampu oleh Agnia Fila Anisa, S.P., lahan praktik seluas ratusan meter persegi berhasil digemburkan dalam hitungan jam dengan tingkat kegemburan yang merata.
Keunggulan Struktur Tanah Gembur
Putaran pisau rotary pada kultivator bekerja membalik sekaligus mencacah tanah liat perbukitan Rongga menjadi butiran-butiran remah. Struktur tanah yang remah sangat penting untuk:
- Mempermudah penetrasi perakaran tanaman muda.
- Memperbaiki sirkulasi udara (aerasi) dan kapasitas tampung air tanah.
- Mencampurkan bahan organik pupuk dasar ke dalam lapisan olah tanah secara homogen.
Efisiensi Waktu dan Tenaga Kerja
Jika dilakukan secara manual, pengolahan lahan seluas itu memerlukan waktu beberapa hari dengan tenaga fisik yang berat. Dengan mesin kultivator, siswa belajar bagaimana efisiensi teknologi mampu menghemat biaya operasional, mempercepat siklus tanam, dan meningkatkan produktivitas komoditas pertanian.
Ikuti kami di: www.smkn1rongga.sch.id · TikTok @smkn1rongga · Instagram @smkn1rongga
