RONGGA, SMKN1RONGGA.SCH.ID — Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning / PjBL) menjadi roh utama penerapan Kurikulum Merdeka di SMKN 1 Rongga. Pada Rabu (19/08/2026), siswa jurusan ATPH membuktikan penerapan konsep tersebut melalui proyek nyata penyiapan lahan tanam komersial sekolah.
Guru pengampu kejuruan, Agnia Fila Anisa, S.P., memposisikan peserta didik bukan sekadar sebagai objek penerima instruksi, melainkan sebagai tim perencana dan pelaksana operasional pertanian lapangan.
Tahapan Proyek yang Terintegrasi
Dalam proyek ini, siswa melalui siklus kerja profesional yang meliputi:
- Analisis Lahan: Mengidentifikasi tingkat kelembapan dan kepadatan tanah.
- Kalkulasi Teknis: Menghitung kebutuhan bahan bakar alsintan dan estimasi waktu pengerjaan.
- Eksekusi Operasional: Mengoperasikan kultivator sesuai jalur dan kedalaman olah tanah yang telah direncanakan.
- Evaluasi Hasil: Mengukur kehalusan tanah dan kesiapan pembuatan bedengan tanam.
Memperkuat Kompetensi Abad ke-21
Pendekatan ini berhasil melatih keterampilan kritis (critical thinking), kerja sama tim (collaboration), dan komunikasi (communication) siswa di samping keterampilan teknis (hard skills) pengoperasian alsintan.
Ikuti kami di: www.smkn1rongga.sch.id · TikTok @smkn1rongga · Instagram @smkn1rongga
